Cara menciptakan Kebahagaiaan untuk single usia 30-an" vs "Menunggu Jodoh ala2 Saya"
Assallamu'allaikum Wr Wb,
Pengen corat coret lagi neh, meluapkan apa yang ada dipikiran dan hati,,, cceeeiileh hati hehehe. Normalnya sebagian orang suka meluapkan suasana hati dalam bentuk status di FB,twitter,IG,atau sosmed yg lain. Tapi, saya lebih suka sharinng di Blog karena pembacanya tertentu yang liat blog saya juga pasti gak banyak, atau bahkan gak ada atau yang lagi nyasar ajah hehehe, dengan blog sharing sesuatu dengan cerita yang panjang lebar namun lebih elegan karena tidal terkesan melankolis, tidak butuh disukai juga, tidak butuh penerimaan, hanya ingin sharing sesuatu yang tidak terlalu berguna,just for practice my finger to dance on the blog :)
Balik lagi yess,,,Jadi sesuai judulnya "Gimana sih ciptain kebahagiaan bagi single diusia 30-an" eeeeaaaahhh umur dah 30 loh ya bahkan dah lewat 30 kok masih sendiri siihh... trus ada cerita si A jauh keliatan lebih santai,cuek,bahagia daripada si B.
Nah, dari pengamatan saya ke orang lain dan diri saya sendiri bahwa kebahagiaan itu apapun kondisi kalian ,maka kalian lah yang menciptakan bahagia itu sendiri. Itulah yang membuat enteng Hidup ini.
Eh eh stop stop "pengamatan diri sendiri" emang yang nulis usianya berapa ???
Usia saya hmmmm.... bisa nebak sendiri lah yaww.... yang pasti saya masih semangat membara sebagai generasi muda Bangsa,,, Halah opo seeehhh.
Oke ,balik lagi ke topik.
Jadi menurut intaian saya sebagai seorang yang masih single di usai matang (mangga kaliii mateng :) ). Hal yang membuat nyesek tuh qlo pas ditanyak "kapan ada gandengangannya,truk ajah punyak gandengan", "kapan status berubah eeeuuy, dari lebaran musim duren sampai lebaran musim jambu gini2 ajah nasib kamu".....rrrrrrr... dan masih banyak pertanyaan lain yg sejenis. Nah pasti yang single2 jomblo pada ngalamin kan ya. hehehehe.
Kalo saya ditanyain itu saya wes tak senyumin wae sembari mintak doanya deh dari mereka. Pusing amat mikir jawaban.
Untuk upgrade diri selama waktu menunggu pangeran pujaan atau putri impian ini loh list yg bisa kalian coba lakukan supaya hidup pikiran dan hati para singlewan dan singlewati tetap bahagia.
1. Banyakin bersyukur. Pokoknya syukur ajah deh.
Syukur atas berkah dan karunia melimpah dari Allah Tuhan Semesta Alam.
Yang membuat kita bersyukur itu banyak kok. Biasanya hal ini yg saya lakukan :
A. seminggu sekali saya keliling menulusuri jalanan kota, ada ajah yg saya lihat. Melihat ibu2 atau bapak2 yg sudah menua berjualan mikul gerobak dipinggiran trotoar. Nah, disitu suka saya samperin, sambil beli dagangannya sambil ngobrol dengan orangnya. Disitu saya bersyukur, saya masih bisa kasih makan ibu dan adek2 saya, tanpa ibu saya harus berlelah lelah berjualan disiangnya terik matahari & di dinginnya angin malam.
B. Kunjungi temanmu yang sudah berkeluarga. Jadikan dirimu adalah sahabat pendengar yang baik bagi mereka. Pasti ada ajah sekelumit problem dari mereka.
Ada salah satu teman saya, dia menikah karena takut telat menikah. Sebenarnya dia sudah punya calon,tapi calonnya ini belum punya kerjaan, sedangkan orang tua teman saya ini sudah berontak untuk minta menantu. Akhirnya dia memutuskan untuk menikah dengan pria yang financialnya lebih mapan, dimana dari awal tidak ada rasa sreg dihati untuk si calon kedua ini. Selang beberapa tahun pernikahan mereka yang sudah dikaruniai 2 anak, dia masih tidak ada rasa "cinta" dengan suaminya. Dia sempat frustasi,sempat kabur dari rumah, karena dia merasa rumah tangganya tidak bahagia. Menurutnya, Tidak ada rasa saling memiliki berdasarkan cinta sesama pasangan dalam diri dia dan pasangannya. Pernikahan hanya status masyarakat, melanjutkan pernikahan hanya demi anak2. Disitu ada kegetiran dibola matanya saat dia curhat kepada saya. Setiap kali dia cerita, setiap kali pula saya lihat dia menangis. Dari sini saya merasa bersyukur,mungkin Tuhan memperlambat pertemuan saya dan jodoh saya karena Tuhan tau persis kami masih proses memperbaiki dan memantaskan diri. Masih proses ini dan itu. Jadi saat kita nanti bertemu bukan lagi rasa "ingin" menikah tapi rasa "saya butuh kamu dunia akhirat untuk selalu ada disisi saya" Aaaahhh...romantis kan. Jadi bersyukur status single saat ini,karena diluar sana banyak problem rumah tangga yang macem macem, kita jadi bisa belajar dari pengalaman orang lain
C.Bersyukur atas nikmat Tuhan.
Limpahan kesehatan,keselamatan,perlindungan,rasa capek setelah seharian bekerja,dan selalu dikasih rejeki tak henti-henti.
Nikmati prosesnya, Syukuri proses dan hasilnya.
2. Sedekah. Pokoknya sedekah ajah deh.
Kenapa sedekah? Trust me sedekah itu membuat hati bahagia.
Sudah banyak hadist dan ayat Al Qur'an tentang manfaat sedekah. Saya suka dengan seorang Ustad yang menggaungkan sedekah everytime,everywhere, tau lah ya siapa ustad itu, si Ustad selalu remind manusia-manusia galau, yang lagi terhimpit problematika hidup,yang lagi sedih, kecewa,putus asa, sempit rejeki, atau manusia jomblo kayak saya ini untuk giat sedekah supaya tidak hanya rejeki kita yang dilapangkan tapi hati kita juga lapang. Tujuannya ya itu, mendapatkan hati yang bahagia. Karena bahagia itu kita yang menciptakan, salah satunya dengan bersedekah.
Sedekah tidak harus dalam bentuk materi loh ya,sedekah bisa dengan tenaga, share ilmu ,menyedekahkan telinga kita untuk yang sering curhat itu juga sedekah:)
3. Sibukkan diri dengan Hobimu.
Hayoo... hobi kamu apa sist brooo...?
Kalo hobi saya yang paling receh siih... berburu kuliner unik dan enak,cooking & baking.
Passion saya memasak dan ublek-ublek pawon dengan oven kesayangan untuk buat cake atau cemilan. Hobi saya yang paling dibilang gak receh sih Traveling ya,,, butuh modal kan ya kalo travelling. Nah... ada tuh traveling ala-ala saya yang gak nguras kantong bahkan pernah solo traveling loh. Akan di diarykan tips tips traveling murah dilain tulisan ya.
Sering-sering traveling-piknik-membuat pikiran tenang, gak gampang emosi bahkan saat kamu kena bullying mengenaskan karena status masih belum double :). Selain itu membuat kita lebih kreative, kerjaan yang banyak dapat dengan mudah dilahap karena lebih kreative dalam meyelesaikan. Apalagi para pengusaha,,, wah kalo lebih kreative kan jadi lebih mudah cari market place usahanya yah, Aaamiin.
Bagi para Jomblowan yang hobinya ngopi, bisa jualan kopi dari berbagai penujuru dunia, bisa buka warkop juga kan ya. Yang hobinya jeprat jepret pakeklensa, bisa jadi photographer, dan masih banyak lagi.
Jika ada yang hobinya jadi pekerjaan wah hebat tuh, insyaaAllah bahagia selalu, saya ajah masih memulai neh hobi baking jadi usaha part-time saya.
Dan masih banyak hobi yang dapat diexplore untuk menjadikan hidup kita gak merasa sendiri karena memang sibuk membahagiakan diri sendiri :)
4. Memudahkah urusan orang lain
Yup....mudahkanlah urusan orang lain , yakin deh, Allah akan memudahkan urusan kita.
Contoh simplenya gini, misal ditempat kerja. Ada seorang teman kerja kita yang kesulitan mengerjakan pekerjaannya maka dia ingin di bagi ilmu yang sudah kita dapatkan. maka jangan pelit ilmu deh, justru itu yang membuat kita lempeng hidup dunia akhirat. Jangan takut dia akan lebih jago dan lebih pintar dari kita, karena porsi rejeki orang kan beda-beda, jadi trust sama Allah ajah deh. Memudahkan teman dengan membagi ilmu yang sudah kita miliki adalah bentuh memudahkan urusan orang lain, karena dia akan lebih mudah dalam mengerjakan suatu hal kedepannya tanpa tanya-tanya banyak dengan kita:). Dan masih banyak contoh lainnya dalam kehidupan. Pokoknya mudahkan urusan orang jangan buat dia kesulitan. Efeknya bikin hati bahagia loh, Oke beb ... ;)
5. Sibukkan diri dengan mengembangkan diri.
"Develop your self ".... pokoknya jangan membuat dirimu bodoh dengan gak bisa ngapa-ngapain.
Please ini tahun milenial, explore kamu punya bakat. Bagi cewek cewek yang jago dandan ala-ala MUA, jangan hanya suka beli seperangkat make up doang donk, diasah bakatnya dengan kursus sana sini, kalo belum punya dana, kan ada youtube bisa belajar dari beautyvlogger kan ya. Bagi yang suka baking kayak saya diasah dong yesss supaya bakatnya bisa jadi uang dan pekerjaan, bagi para cowok yang suka bercocok tanam, ya bisa dong ya tanem apa gitu trus hasilnya dijual. Bagi yang suka main futsal, ya sudah ikutin ajah jadwal futsalnya, bikin badan sehat kan ya :)
Apa ajah deh skillnya, selama skill tersebut positif dan menguntungkan bisa dikembangkan dengan baik. Yang tidak punya skill jangan putus asa, pasti adalah skill diri yang dianugerahkan Tuhan untuk semua umatnya. Kan Pekerja,Pedagang,bahkan ibu rumah tanggapun punya skill lah ya.
Pekerja dengan skill fast learner, disiplin, maker decision, dll itu juga skill. Pedagang dengan sklill marketing yang baik, Ibu rumah tangga dengan skill parenting yang baik. Dan laen laen dan laen laen.... :)
6. Jangan gampang baper yaaahhh...
Si single yang harusnya udah waktunya berumah tangga namun masih lempeng dengan ke-single-annya pasti menuai banyak caci maki dan bullyan. Hayooo... apa ada dari kalian yang murni tidak di bully minimal disindir sendikit deh... Kalo ada yang lewat dari hal ini, salut lah saya pada diri Anda2 sekalian :) . Bullyan menurut saya dikategorikan menjadi dua:
1. Sekedar lelucon kecil-kecilan. Tidak ada kata hinaan namun lelucon arah menyindir para Jombloers. Contoh : "Loe kok sekarang pikun sih, mangkanya cari pasangan dong biar ada yang ngingetin makan minum sholat..." halah hahaha. Semacam seperti ini, tidak sarkasme dan ironi tapi terdengar guyonan yang menghibur.
2. Hinaan. Nah,,, kalo menghadapi yang kayak gini, saya udah pernah ngalami loh. Ya kadang kalo tingkatan hinaannya sudah level merah darah bukannya itu sudah termasuk mendzolimi orang lain dengan ucapan yang kasar tersebut ya. Manusia itu tempatnya lupa diciptakan tujuannya untuk apa, punya mulut satu tapi teriaknya menggema kemana-mana, alhasil dari yang cuma dia ketawa karena sudah menghina orang, maka si A si B sampai si Z ketawa terpingkal pingkal hingga ada yang mengasihani orang yang dihina tadi. Lupa, kalo yang dihina punya hati, lupa kalo sering ngaji dan tau hadist tapi perilaku kayak Syetan. Jangan salahkan jika suatu hari kelak hidupnya atau keluarganya jadi serba ada ajah kesulitan, bisa jadi itu dari do'a orang yang terdzolimi, yang dihina tadi. Waaahh... kalo sudah mendapati yang beginian neh, supaya gak baper, do'a yang baik-baik ajah pada saat dihina gaes. Gak rugi kok banyak-banyak doa. Saya juga masih belajar mengatasi emosi yang dibelokkan jadi untaian do'a yang syarat harapan dan menyejukkan.
Jadi pada intinya supaya gak gampang Baper,,,, lakukan 5 hal diatas, kalo masih baper ya monggo segerakan melakukan action usaha supaya berubah statusnya, sampai ketemu jawaban dari orang yang diusahakan, jangan unsur kira-kira penuh tafsir, samperin , tanyak'in.
Dari keenam point diatas, awalilah setiap detik detik harimu dengan Bismillah, Kepercayaan dengan Tuhan, selalu mendekatkan diri dengan Tuhan, Ibadahnya ditambah- tambah, dan akhirilah dengan Hamdalah, Syukur atas proses yang diberikan Tuhan.
Saya yakin setiap mahkluk di bumi ini pasti sudah ditetapkan qada dan qadarnya oleh Yang Maha Kuasa. Daun yang jatuh pun tak luput dari takdir Allah, apalagi kita manusia. Sebagai manusia dengan segenap usaha dan cita-cita maka diwajibkan berusaha, jika Tuhan sudah memberi kode untuk kita berusaha maka segera lakukan. Jika usaha itu gagal, maka usaha lagi dan lagi.
Jika laki-laki maka memang harus aktif, jangan pernah menyerah jika belum mendapat jawaban penolakan dari yang diusahakan, karena wanita itu sukanya dipastikan.
Jika wanita, memang harus menunggu, tapi perlu digaris bawahi menunggu disini bukan berarti menunggu yang tidak berfaedah, menunggu ajah gitu tanpa ada usaha apa-apa.
Menunggu yang benar versi saya sebagai seorang wanita adalah awali semuanya dengan niat karena Allah, jadi jikalau kedepannya ada permasalahan ngadunya sama Allah. Kedua, terbuka untuk yang mau kenalan, tapi terbuka versi saya beda sama versi kalian ya. Saya sih, orangnya cenderung pemalu untuk urusan beginian, jadi yang saya terima untuk kenalan adalah yang benar-benar sreg menurut saya, selama ini dari beberapa yang mencoba kenal dan dikenalkan hanya satu orang yang saya terima tawaran kenalannya. Saya type-type agak susah buat yang beginian, tau kan kenapa saya jadi Jomblowati ya karena gini ini hahahhaha...jangan ditiru ya. Ketiga, jangan menutup diri dari pergaulan,kalau yang satu ini saya tidak malu-malu untuk berteman dengan siapa saja, namun saya juga harus memilih berteman dengan sekumpulan orang yang baik dan dapat meng-upgrade diri saya.
Keempat, jangan terlalu selektive dalam memilih calon ya, jangan pilih yang sempurna kalo diri ini saja tidaklah sempurna, kalo ada yang merasa sempurna maka koreksilah diri, bukankah itu kesombongan namanya. Jangan terlalu idealis juga dalam memilih, semakin bertambah usia kebiasaan neh, pilih pasangan dengan filterisasi yang tinggi. Tidak ada manusia yang sempurna, justru harusnya separoh kehidupan kita dihabiskan untuk saling menyempurnakan dengan pasangan, bukankah demikian. Karena hidup ini layaknya "Traveling", partner yang asyik untuk traveling versi saya adalah yang punya kebiasaan kecil yang sedikit kontra dengan kebiasaaan kita, jadi bisa saling melengkapi. Contoh : Cowoknya suka makan daging kambing, ceweknya gak terlalu suka, nah dari sini si cewek memonitor dan mengingatkan si cowok jika makan daging kambing harus diimbangi dengan ini dan itu. Cobak bayangin deh, kalo dua-duanya kalap makan daging kambing, dua-duanya kalap tidak saling remind, dua-duanya kena sakit kolesteol jugak. Trus siapa yang jaga siapa, Hayooo.... hahhaha :) . Tapi, walopun kontra begitu kan punya tujuan yang sama, sama-sama pengen selamat tapi tidak meninggalkan kebiasaan/hobi. Karena Pasangan Hidup itu tidak hanya cerminan diri tapi juga pelengkap diri --- > lagi-lagi ini versi saya :)
Kelima: Menunggunya sambil Munajah,jalan Langit. Meminta ke Sang Maha pemilik Pabrik jodoh
Dah gitu ajah...versi menunggu ala2 saya.
Aaaauuuhnh aaaa qlo para cowok tuh.
Sepercik kalimat mungil dari saya,bahwa :
Usia kita tetap berjalan, jadilah seseorang yang berkualitas.
Jika tampilan tidak berkualitas maka tunjukkan dengan sikap, ucapan dan perilaku yang berkualitas.
Menurut saya, Pekerjaan. jabatan dan financial tidak menunjukkan harga kualitas seseorang, jajaran itu hanyalah bonus dari usaha meng-kualitaskan diri kita.
Usia kita tetap berjalan, jangan ragu, tumbuhkanlah sikap positif yang menular, dan jangan menunda nunda cita-cita.
Usia kita tetap berjalan jangan ada kata menyerah sebelum jelas hasilnya.
Usia kita tetap berjalan jangan ragu dengan tekad dan perasaanmu.
Jika ada yang menjauh atau tiba-tiba putus komunikasi dan silaturahmi karena kita tidak sesuai dengan "harapan pasangan" menurut versinya, maka jangan jadikan dia partner dunia akhiratmu.
Pasangan dunia akhirat adalah yang menerima kita sekarang dan nanti. Manusia di usia 30-an sudah tidak ada waktu untuk uji coba waktu, pikiran dan perasaannya. Harusnya sudah dewasa dalam menentukan sikap dan pandangan kedepan. Jangan pula tiba-tiba dirimu berubah menjadi pribadi sesuai kriterianya yang sejatinya kontra dengan nalurimu agar kamu disukai dan mendapat cintanya. Buang jauh-jauh manusia yang tidak menerima versi terbaik kamu.
Apakah kita perlu mengkoreksi diri ???
Iya perlu sekali, namun koreksi diri sekali lagi versi saya adalah yang tidak mengarah ke "harapan type pasangan versi calon pasangan" kamu. Tapi, benahi, koreksi tujuanmu, niat, ibadah, perilaku, sikap, dan gaya hidupmu. Berubah jadi lebih baik versi Allah dan kamu. Ingat ya,,, bukan versi Manusia selain kamu :)
Untuk para kaum Jomblowan - Jomblowati saya remind dengan ayat ini , semoga menguatkan, tetap istiqomah dalam kebaikan, usaha dan mengkualitaskan diri. Dan tentunya tetap bahagia dan semangat ya :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍۢ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًۭا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۭ
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [QS. Al Hujuraat (49):13]
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا
“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةًۭ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
‘Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.” [QS. An Nahl (16):72].
وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS. At Taubah (9):71].
Jika ada yang kesasar di Blog saya dan ingin menambahkan, Monggo silahkan japri saya diemail : kartika.lestari0101@gmail.com atau tinggalkan comment ajah :)
Wassallamu'allaikum Wr Wb
Oke ,balik lagi ke topik.
Jadi menurut intaian saya sebagai seorang yang masih single di usai matang (mangga kaliii mateng :) ). Hal yang membuat nyesek tuh qlo pas ditanyak "kapan ada gandengangannya,truk ajah punyak gandengan", "kapan status berubah eeeuuy, dari lebaran musim duren sampai lebaran musim jambu gini2 ajah nasib kamu".....rrrrrrr... dan masih banyak pertanyaan lain yg sejenis. Nah pasti yang single2 jomblo pada ngalamin kan ya. hehehehe.
Kalo saya ditanyain itu saya wes tak senyumin wae sembari mintak doanya deh dari mereka. Pusing amat mikir jawaban.
Untuk upgrade diri selama waktu menunggu pangeran pujaan atau putri impian ini loh list yg bisa kalian coba lakukan supaya hidup pikiran dan hati para singlewan dan singlewati tetap bahagia.
1. Banyakin bersyukur. Pokoknya syukur ajah deh.
Syukur atas berkah dan karunia melimpah dari Allah Tuhan Semesta Alam.
Yang membuat kita bersyukur itu banyak kok. Biasanya hal ini yg saya lakukan :
A. seminggu sekali saya keliling menulusuri jalanan kota, ada ajah yg saya lihat. Melihat ibu2 atau bapak2 yg sudah menua berjualan mikul gerobak dipinggiran trotoar. Nah, disitu suka saya samperin, sambil beli dagangannya sambil ngobrol dengan orangnya. Disitu saya bersyukur, saya masih bisa kasih makan ibu dan adek2 saya, tanpa ibu saya harus berlelah lelah berjualan disiangnya terik matahari & di dinginnya angin malam.
B. Kunjungi temanmu yang sudah berkeluarga. Jadikan dirimu adalah sahabat pendengar yang baik bagi mereka. Pasti ada ajah sekelumit problem dari mereka.
Ada salah satu teman saya, dia menikah karena takut telat menikah. Sebenarnya dia sudah punya calon,tapi calonnya ini belum punya kerjaan, sedangkan orang tua teman saya ini sudah berontak untuk minta menantu. Akhirnya dia memutuskan untuk menikah dengan pria yang financialnya lebih mapan, dimana dari awal tidak ada rasa sreg dihati untuk si calon kedua ini. Selang beberapa tahun pernikahan mereka yang sudah dikaruniai 2 anak, dia masih tidak ada rasa "cinta" dengan suaminya. Dia sempat frustasi,sempat kabur dari rumah, karena dia merasa rumah tangganya tidak bahagia. Menurutnya, Tidak ada rasa saling memiliki berdasarkan cinta sesama pasangan dalam diri dia dan pasangannya. Pernikahan hanya status masyarakat, melanjutkan pernikahan hanya demi anak2. Disitu ada kegetiran dibola matanya saat dia curhat kepada saya. Setiap kali dia cerita, setiap kali pula saya lihat dia menangis. Dari sini saya merasa bersyukur,mungkin Tuhan memperlambat pertemuan saya dan jodoh saya karena Tuhan tau persis kami masih proses memperbaiki dan memantaskan diri. Masih proses ini dan itu. Jadi saat kita nanti bertemu bukan lagi rasa "ingin" menikah tapi rasa "saya butuh kamu dunia akhirat untuk selalu ada disisi saya" Aaaahhh...romantis kan. Jadi bersyukur status single saat ini,karena diluar sana banyak problem rumah tangga yang macem macem, kita jadi bisa belajar dari pengalaman orang lain
C.Bersyukur atas nikmat Tuhan.
Limpahan kesehatan,keselamatan,perlindungan,rasa capek setelah seharian bekerja,dan selalu dikasih rejeki tak henti-henti.
Nikmati prosesnya, Syukuri proses dan hasilnya.
2. Sedekah. Pokoknya sedekah ajah deh.
Kenapa sedekah? Trust me sedekah itu membuat hati bahagia.
Sudah banyak hadist dan ayat Al Qur'an tentang manfaat sedekah. Saya suka dengan seorang Ustad yang menggaungkan sedekah everytime,everywhere, tau lah ya siapa ustad itu, si Ustad selalu remind manusia-manusia galau, yang lagi terhimpit problematika hidup,yang lagi sedih, kecewa,putus asa, sempit rejeki, atau manusia jomblo kayak saya ini untuk giat sedekah supaya tidak hanya rejeki kita yang dilapangkan tapi hati kita juga lapang. Tujuannya ya itu, mendapatkan hati yang bahagia. Karena bahagia itu kita yang menciptakan, salah satunya dengan bersedekah.
Sedekah tidak harus dalam bentuk materi loh ya,sedekah bisa dengan tenaga, share ilmu ,menyedekahkan telinga kita untuk yang sering curhat itu juga sedekah:)
3. Sibukkan diri dengan Hobimu.
Hayoo... hobi kamu apa sist brooo...?
Kalo hobi saya yang paling receh siih... berburu kuliner unik dan enak,cooking & baking.
Passion saya memasak dan ublek-ublek pawon dengan oven kesayangan untuk buat cake atau cemilan. Hobi saya yang paling dibilang gak receh sih Traveling ya,,, butuh modal kan ya kalo travelling. Nah... ada tuh traveling ala-ala saya yang gak nguras kantong bahkan pernah solo traveling loh. Akan di diarykan tips tips traveling murah dilain tulisan ya.
Sering-sering traveling-piknik-membuat pikiran tenang, gak gampang emosi bahkan saat kamu kena bullying mengenaskan karena status masih belum double :). Selain itu membuat kita lebih kreative, kerjaan yang banyak dapat dengan mudah dilahap karena lebih kreative dalam meyelesaikan. Apalagi para pengusaha,,, wah kalo lebih kreative kan jadi lebih mudah cari market place usahanya yah, Aaamiin.
Bagi para Jomblowan yang hobinya ngopi, bisa jualan kopi dari berbagai penujuru dunia, bisa buka warkop juga kan ya. Yang hobinya jeprat jepret pakeklensa, bisa jadi photographer, dan masih banyak lagi.
Jika ada yang hobinya jadi pekerjaan wah hebat tuh, insyaaAllah bahagia selalu, saya ajah masih memulai neh hobi baking jadi usaha part-time saya.
Dan masih banyak hobi yang dapat diexplore untuk menjadikan hidup kita gak merasa sendiri karena memang sibuk membahagiakan diri sendiri :)
4. Memudahkah urusan orang lain
Yup....mudahkanlah urusan orang lain , yakin deh, Allah akan memudahkan urusan kita.
Contoh simplenya gini, misal ditempat kerja. Ada seorang teman kerja kita yang kesulitan mengerjakan pekerjaannya maka dia ingin di bagi ilmu yang sudah kita dapatkan. maka jangan pelit ilmu deh, justru itu yang membuat kita lempeng hidup dunia akhirat. Jangan takut dia akan lebih jago dan lebih pintar dari kita, karena porsi rejeki orang kan beda-beda, jadi trust sama Allah ajah deh. Memudahkan teman dengan membagi ilmu yang sudah kita miliki adalah bentuh memudahkan urusan orang lain, karena dia akan lebih mudah dalam mengerjakan suatu hal kedepannya tanpa tanya-tanya banyak dengan kita:). Dan masih banyak contoh lainnya dalam kehidupan. Pokoknya mudahkan urusan orang jangan buat dia kesulitan. Efeknya bikin hati bahagia loh, Oke beb ... ;)
5. Sibukkan diri dengan mengembangkan diri.
"Develop your self ".... pokoknya jangan membuat dirimu bodoh dengan gak bisa ngapa-ngapain.
Please ini tahun milenial, explore kamu punya bakat. Bagi cewek cewek yang jago dandan ala-ala MUA, jangan hanya suka beli seperangkat make up doang donk, diasah bakatnya dengan kursus sana sini, kalo belum punya dana, kan ada youtube bisa belajar dari beautyvlogger kan ya. Bagi yang suka baking kayak saya diasah dong yesss supaya bakatnya bisa jadi uang dan pekerjaan, bagi para cowok yang suka bercocok tanam, ya bisa dong ya tanem apa gitu trus hasilnya dijual. Bagi yang suka main futsal, ya sudah ikutin ajah jadwal futsalnya, bikin badan sehat kan ya :)
Apa ajah deh skillnya, selama skill tersebut positif dan menguntungkan bisa dikembangkan dengan baik. Yang tidak punya skill jangan putus asa, pasti adalah skill diri yang dianugerahkan Tuhan untuk semua umatnya. Kan Pekerja,Pedagang,bahkan ibu rumah tanggapun punya skill lah ya.
Pekerja dengan skill fast learner, disiplin, maker decision, dll itu juga skill. Pedagang dengan sklill marketing yang baik, Ibu rumah tangga dengan skill parenting yang baik. Dan laen laen dan laen laen.... :)
6. Jangan gampang baper yaaahhh...
Si single yang harusnya udah waktunya berumah tangga namun masih lempeng dengan ke-single-annya pasti menuai banyak caci maki dan bullyan. Hayooo... apa ada dari kalian yang murni tidak di bully minimal disindir sendikit deh... Kalo ada yang lewat dari hal ini, salut lah saya pada diri Anda2 sekalian :) . Bullyan menurut saya dikategorikan menjadi dua:
1. Sekedar lelucon kecil-kecilan. Tidak ada kata hinaan namun lelucon arah menyindir para Jombloers. Contoh : "Loe kok sekarang pikun sih, mangkanya cari pasangan dong biar ada yang ngingetin makan minum sholat..." halah hahaha. Semacam seperti ini, tidak sarkasme dan ironi tapi terdengar guyonan yang menghibur.
2. Hinaan. Nah,,, kalo menghadapi yang kayak gini, saya udah pernah ngalami loh. Ya kadang kalo tingkatan hinaannya sudah level merah darah bukannya itu sudah termasuk mendzolimi orang lain dengan ucapan yang kasar tersebut ya. Manusia itu tempatnya lupa diciptakan tujuannya untuk apa, punya mulut satu tapi teriaknya menggema kemana-mana, alhasil dari yang cuma dia ketawa karena sudah menghina orang, maka si A si B sampai si Z ketawa terpingkal pingkal hingga ada yang mengasihani orang yang dihina tadi. Lupa, kalo yang dihina punya hati, lupa kalo sering ngaji dan tau hadist tapi perilaku kayak Syetan. Jangan salahkan jika suatu hari kelak hidupnya atau keluarganya jadi serba ada ajah kesulitan, bisa jadi itu dari do'a orang yang terdzolimi, yang dihina tadi. Waaahh... kalo sudah mendapati yang beginian neh, supaya gak baper, do'a yang baik-baik ajah pada saat dihina gaes. Gak rugi kok banyak-banyak doa. Saya juga masih belajar mengatasi emosi yang dibelokkan jadi untaian do'a yang syarat harapan dan menyejukkan.
Jadi pada intinya supaya gak gampang Baper,,,, lakukan 5 hal diatas, kalo masih baper ya monggo segerakan melakukan action usaha supaya berubah statusnya, sampai ketemu jawaban dari orang yang diusahakan, jangan unsur kira-kira penuh tafsir, samperin , tanyak'in.
Dari keenam point diatas, awalilah setiap detik detik harimu dengan Bismillah, Kepercayaan dengan Tuhan, selalu mendekatkan diri dengan Tuhan, Ibadahnya ditambah- tambah, dan akhirilah dengan Hamdalah, Syukur atas proses yang diberikan Tuhan.
Saya yakin setiap mahkluk di bumi ini pasti sudah ditetapkan qada dan qadarnya oleh Yang Maha Kuasa. Daun yang jatuh pun tak luput dari takdir Allah, apalagi kita manusia. Sebagai manusia dengan segenap usaha dan cita-cita maka diwajibkan berusaha, jika Tuhan sudah memberi kode untuk kita berusaha maka segera lakukan. Jika usaha itu gagal, maka usaha lagi dan lagi.
Jika laki-laki maka memang harus aktif, jangan pernah menyerah jika belum mendapat jawaban penolakan dari yang diusahakan, karena wanita itu sukanya dipastikan.
Jika wanita, memang harus menunggu, tapi perlu digaris bawahi menunggu disini bukan berarti menunggu yang tidak berfaedah, menunggu ajah gitu tanpa ada usaha apa-apa.
Menunggu yang benar versi saya sebagai seorang wanita adalah awali semuanya dengan niat karena Allah, jadi jikalau kedepannya ada permasalahan ngadunya sama Allah. Kedua, terbuka untuk yang mau kenalan, tapi terbuka versi saya beda sama versi kalian ya. Saya sih, orangnya cenderung pemalu untuk urusan beginian, jadi yang saya terima untuk kenalan adalah yang benar-benar sreg menurut saya, selama ini dari beberapa yang mencoba kenal dan dikenalkan hanya satu orang yang saya terima tawaran kenalannya. Saya type-type agak susah buat yang beginian, tau kan kenapa saya jadi Jomblowati ya karena gini ini hahahhaha...jangan ditiru ya. Ketiga, jangan menutup diri dari pergaulan,kalau yang satu ini saya tidak malu-malu untuk berteman dengan siapa saja, namun saya juga harus memilih berteman dengan sekumpulan orang yang baik dan dapat meng-upgrade diri saya.
Keempat, jangan terlalu selektive dalam memilih calon ya, jangan pilih yang sempurna kalo diri ini saja tidaklah sempurna, kalo ada yang merasa sempurna maka koreksilah diri, bukankah itu kesombongan namanya. Jangan terlalu idealis juga dalam memilih, semakin bertambah usia kebiasaan neh, pilih pasangan dengan filterisasi yang tinggi. Tidak ada manusia yang sempurna, justru harusnya separoh kehidupan kita dihabiskan untuk saling menyempurnakan dengan pasangan, bukankah demikian. Karena hidup ini layaknya "Traveling", partner yang asyik untuk traveling versi saya adalah yang punya kebiasaan kecil yang sedikit kontra dengan kebiasaaan kita, jadi bisa saling melengkapi. Contoh : Cowoknya suka makan daging kambing, ceweknya gak terlalu suka, nah dari sini si cewek memonitor dan mengingatkan si cowok jika makan daging kambing harus diimbangi dengan ini dan itu. Cobak bayangin deh, kalo dua-duanya kalap makan daging kambing, dua-duanya kalap tidak saling remind, dua-duanya kena sakit kolesteol jugak. Trus siapa yang jaga siapa, Hayooo.... hahhaha :) . Tapi, walopun kontra begitu kan punya tujuan yang sama, sama-sama pengen selamat tapi tidak meninggalkan kebiasaan/hobi. Karena Pasangan Hidup itu tidak hanya cerminan diri tapi juga pelengkap diri --- > lagi-lagi ini versi saya :)
Kelima: Menunggunya sambil Munajah,jalan Langit. Meminta ke Sang Maha pemilik Pabrik jodoh
Dah gitu ajah...versi menunggu ala2 saya.
Aaaauuuhnh aaaa qlo para cowok tuh.
Sepercik kalimat mungil dari saya,bahwa :
Usia kita tetap berjalan, jadilah seseorang yang berkualitas.
Jika tampilan tidak berkualitas maka tunjukkan dengan sikap, ucapan dan perilaku yang berkualitas.
Menurut saya, Pekerjaan. jabatan dan financial tidak menunjukkan harga kualitas seseorang, jajaran itu hanyalah bonus dari usaha meng-kualitaskan diri kita.
Usia kita tetap berjalan, jangan ragu, tumbuhkanlah sikap positif yang menular, dan jangan menunda nunda cita-cita.
Usia kita tetap berjalan jangan ada kata menyerah sebelum jelas hasilnya.
Usia kita tetap berjalan jangan ragu dengan tekad dan perasaanmu.
Jika ada yang menjauh atau tiba-tiba putus komunikasi dan silaturahmi karena kita tidak sesuai dengan "harapan pasangan" menurut versinya, maka jangan jadikan dia partner dunia akhiratmu.
Pasangan dunia akhirat adalah yang menerima kita sekarang dan nanti. Manusia di usia 30-an sudah tidak ada waktu untuk uji coba waktu, pikiran dan perasaannya. Harusnya sudah dewasa dalam menentukan sikap dan pandangan kedepan. Jangan pula tiba-tiba dirimu berubah menjadi pribadi sesuai kriterianya yang sejatinya kontra dengan nalurimu agar kamu disukai dan mendapat cintanya. Buang jauh-jauh manusia yang tidak menerima versi terbaik kamu.
Apakah kita perlu mengkoreksi diri ???
Iya perlu sekali, namun koreksi diri sekali lagi versi saya adalah yang tidak mengarah ke "harapan type pasangan versi calon pasangan" kamu. Tapi, benahi, koreksi tujuanmu, niat, ibadah, perilaku, sikap, dan gaya hidupmu. Berubah jadi lebih baik versi Allah dan kamu. Ingat ya,,, bukan versi Manusia selain kamu :)
Untuk para kaum Jomblowan - Jomblowati saya remind dengan ayat ini , semoga menguatkan, tetap istiqomah dalam kebaikan, usaha dan mengkualitaskan diri. Dan tentunya tetap bahagia dan semangat ya :
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍۢ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًۭا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌۭ
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [QS. Al Hujuraat (49):13]
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍۢ وَٰحِدَةٍۢ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًۭا كَثِيرًۭا وَنِسَآءًۭ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَآءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًۭا
“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].
وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًۭا وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ أَزْوَٰجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةًۭ وَرَزَقَكُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ۚ أَفَبِٱلْبَٰطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ ٱللَّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
‘Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.” [QS. An Nahl (16):72].
وَٱلْمُؤْمِنُونَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَآءُ بَعْضٍۢ ۚ يَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤْتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَيُطِيعُونَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ ٱللَّهُ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌۭ
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS. At Taubah (9):71].
Jika ada yang kesasar di Blog saya dan ingin menambahkan, Monggo silahkan japri saya diemail : kartika.lestari0101@gmail.com atau tinggalkan comment ajah :)
Wassallamu'allaikum Wr Wb
Komentar
Posting Komentar